Shopping cart

Magazines cover a wide array subjects, including but not limited to fashion, lifestyle, health, politics, business, Entertainment, sports, science,

TnewsTnews
  • Home
  • Pemerintah
  • Bantuan dari Presiden RI Tiba di Sekerak, Bupati Aceh Tamiang Turun Langsung ke Kampung
Daerah

Bantuan dari Presiden RI Tiba di Sekerak, Bupati Aceh Tamiang Turun Langsung ke Kampung

Email : 152

ACEH TAMIANG – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang kembali menyalurkan bantuan sembako dari Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat, kali ini menyasar warga Kecamatan Sekerak dengan metode jemput bola langsung ke kampung-kampung.


Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H., bersama Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana, Berton Suar Pelita Panjaitan, turun langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat, Rabu (25/03/2026).

Penyaluran bantuan ini merupakan amanah langsung dari Presiden Republik Indonesia yang ditujukan kepada masyarakat Aceh Tamiang. Sebelumnya, bantuan serupa telah diberikan kepada warga di Huntara Danantara Simpang Empat Opak serta masyarakat di sekitar Kantor Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan seluruh masyarakat menerima bantuan tanpa terkendala jarak maupun akses.

“Melihat kondisi masyarakat di Kecamatan Sekerak yang memiliki keterbatasan untuk datang ke kantor bupati, maka hari ini kami hadir langsung ke sini untuk menyalurkan bantuan,” ujarnya.

Adapun penyaluran dilakukan secara langsung ke sejumlah kampung, di antaranya Kampung Sekumur, Lubuk Sidup, dan Kampung Tanjung Gelumpang. Bantuan disalurkan berdasarkan kepala keluarga (KK) guna memastikan pemerataan dan keadilan distribusi.

Selain itu, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam pemenuhan kebutuhan hunian bagi masyarakat terdampak. Ia memastikan pembangunan hunian tetap (huntap) akan terus dilanjutkan secara bertahap.

“Seluruh masyarakat akan mendapatkan haknya. Untuk pembangunan huntap, kami akan berkoordinasi guna menentukan lokasi yang paling aman,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, BNPB, para Kepala SKPK, serta perwakilan lembaga swadaya masyarakat.

Posting Terkait